Mengenal Nitrat dan Nitrit dalam Makanan
Mengenal Nitrat dan Nitrit dalam Makanan
Penulis
Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes.
Mas’amah, S.Pd., M.Si
Editor
Tasalina Yohana P. Gustam, S.Si., M.Ked.Trop.
Proofreader
Cindy Amelia
Penata letak
Amanda Yuliana
Desain sampul
Amanda Yuliana
ISBN
Dalam proses
Anggota IKAPI No. 411/JTI/2024
Copyright CV Olympus Group
viii + 97 halaman; 15 x 23 cm
Diterbitkan oleh:
CV Olympus Group
Harga
Rp70.000
Blurb
Teknologi pengolahan makanan di Indonesia sekarang berkembang cukup pesat, diiringi penggunaan bahan tambahan pangan yang semakin meningkat. Saat ini, perkembangan produk pangan awet terjadi karena semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis makanan yang praktis dan awet. Kesalahan teknologi dan penggunaan bahan tambahan yang diterapkan, baik sengaja maupun tidak disengaja, dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan atau keamanan konsumen.
Banyak cara pengawetan, termasuk cara-cara tradisional, tergantung pada penambahan substansi antimikroba pada pangan. Salah satu cara pengawetan daging adalah dengan cara curing. Pengawetan dengan cara curing adalah dengan melakukan pemberian bahan pengawet seperti garam (NaCl), Na-nitrit, Na-nitrat, dan bahan lain yang dapat menambah cita rasa. Fungsi nitrit adalah menstabilkan warna merah daging, membentuk flavor yang khas, menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan beracun, serta memperlambat terjadinya ketengikan. Kemampuan nitrit dalam mempertahankan warna merah daging adalah dengan cara nitrit terurai menjadi nitrit oksida, yang selanjutnya bereaksi dengan mioglobin (pemberi warna merah daging) membentuk nitrosomioglobin berwarna merah cerah yang bersifat stabil. Buku ini membahas tentang Nitrat dan Nitrit dalam makanan sehingga bisa membantu pembaca dalam memahami hal tersebut.
Posting Komentar
0 Komentar